Kamis, 18 Juni 2015

Cara Efektif Merawat Bayi Baru Lahir Dengan Benar

Cara Efektif Merawat Bayi Baru Lahir Dengan Benar

Cara Efektif Merawat Bayi Baru Lahir Dengan Benar | Sebagai ibu yang mempunyai tanggung jawab setidaknya sudah mempersiapkan diri yang matang sejak dini. Apa saja tindakan awal yang dilakukan oleh seorang ibu agar bisa merawat bayi yang baru lahir dengan benar. Apalagi anda tinggal di jauh dari sodara dan mertua anda,yang mungkin ada beberapa hal yang perlu anda tanyakan soal merawat bayi. Tentu saja ini akan meresahkan diri anda sendiri. Apakah anda akan mengandalkan suami anda ? hehehe... Jangan terlalu berharap pada suami soal merawat bayi,karena pada umumnya laki-laki tidak mengerti cara merawat bayi meskipun itu adalah bayinya sendiri.

Cara merawat bayi baru lahir harus dilakukan dengan penuh ketelitian disertai dengan pengetahuan yang cukup sehingga pada saat ibu harus merawat bayi baru lahir sendirian di rumah, ibu tidak akan panik dan kebingungan.

9 Hal Penting Cara Merawat Bayi Yang Baru Lahir

1. Merawat Tali Pusat Bayi


Bayi yang baru lahir tentu saja masih ada tali pusat yang belum putus,biasanya tali pusat ini akan terputus dengan sendirinya sekitar setelah 1 sampai dengan 2 minggu. Perawatan tali pusat ini harus dirawat dengan extra hati-hati dan diperhatikan dengan baik karena daerah yang satu ini mudah sekali terkena infeksi.
Perlu diperhatikan : Apabila tali pusat diperut bayi tidak sengaja terkena air saat sedang dimandikan segeralah mengeringkannya dengan tisu lembut atau cotton buds bisa juga dengan kain kasa yang steril. Perawatan yang menggunakan alkohol dan juga penutup tali pusar sekarang sudah tidak dianjurkan lagi,merawat tali pusat cukup dengan air matang dan biarkan saja tali pusat terbuka. Pastikan tali pusat selalu kering. Dan selalu amati tanda-tanda terjadinya infeksi.

2. Merawat Mata Bayi


Pada mata bayi terdapat sumber air mata yang letaknya pada bagian atas mata dan setiap 3 detik sekali sumber air mata ini akan mengeluarkan air yang akan mengalir ke saluran ujung mata dekat hidung bayi. Untuk bayi yang baru lahir meskipun menangis sumber air matanya belum bisa berproduksi sehingga saluran air matanya masih menutup. Namun terkadang ada juga yang terbuka tapi hanya sementara dan kemudian akan menutup lagi sehingga air matanya yang seharusnya mengalir akan menjadi menjadi tergenang di area ujung mata yang didekat hidung.

Perlu diperhatikan : Bersihkanlah ujung mata pada bayi saat anda melihat terdapat air diujung mata bayi dengan menggunakan kapas steril yang sudah dibasahi dengan air matang. Lakukan hal ini selama kurang lebih 2 minggu semenjak dilahirkan,maka setelah 2 minggu biasanya sumber air mata pada bayi sudah berfungsi dengan baik.

3. Merawat Kulit Bayi


Kulit bayi yang baru lahir adalah sasaran kuman yang paling empuk,untuk itu kita harus membersihkan kulit bayi dengan cara dimandikan atau di bersihkan menggunakan handuk basah yang telah diberi campuran air sabun minimal 1x sehari. Agar kulit bayi tetap lembab dan segar pastikan menggunakan minyak bayi atau baby oil yang mengandung vitamin E. Supaya kulit tetap halus dan tidak mudah lecet. Pastikan kulit bayi diberi bedak yang mengandung vitamin B5 setelah mandi untuk mengantisipasi terjadinya biang keringat.
Perlu diperhatikan : Pastikan sabun dan bedak bayi mengandung vitamin B5 dan menggunakan baby oil yang mengandung vitamin E.

4. Merawat Rambut Bayi


Saat mandi rambut bayi bisa digunakan shampoo khusus bayi yang tidak pedih dimata dan tentu saja shampoo harus mengandung vitamin B5 supaya rambut dan kulit kepala bayi menjadi bersih dari kerak dan lembut halus.

Sebenarnya lebih bagus menggunakan cara alami untuk rambut bayi yaitu dengan menggunakan daun seledri untuk menstimulasi pertumbuhan rambut dan baik untuk kulit kepala

Perlu diperhatikan : Jangan menggunakan minyak rambut atau menggenakan topi pada bayi karena bisa menimbulkan keringat dikepala. Ini akan mengganggu pertumbuhan rambut dan menimbulkan kerak dikulit kepala akibat keringat bercampur debu.

5. Merawat Hidung Bayi Saat Pilek


Untuk mengatasi pilek pada hidung bayi seorang ibu harus menggunakan mulutnya untuk menyedot ingus yang keluar dari hidung bayi secara lembut. Atau bisa juga menggunakan alat yang bernama aspirator hidung bayi.

Perlu diperhatikan : Saat menyedot ingus pada hidung bayi pastikan menyedotnya satu persatu misalnya sebelah kiri dulu lalu kemudian sebelah kanan. Pastikan saat menyedot ingus bayi lubang hidungnya ditutup satu dan satu lagi disedot. Begitu juga sebaliknya. Jangan pernah menyedot kedua lubang hidung bayi sekaligus.Karena sangat berbahaya,lendir akan naik ketelinga bagian tengah dan akan menimbulkan infeksi pada telinga bayi.

6. Merawat Telinga Bayi


Telinga bayi bisa dibersihkan ketika anda sudah terlihat kotorannya kalau belum terlihat lebih baik tidak usah dibersihkan. Jika sudah terlihat lakukan pembersihan pada telinga bayi menggunakan cotton buds yang sudah dibasahi dengan air matang sehingga kapas akan menjadi lebih lembut dan lunak. Kemudian bersihkan secara perlahan pada bagian kotor atau luarnya saja.

Perlu diperhatikan : Pastikan cotton buds sudah dibasahi dengan air matang agar kapas tidak keras dan menjadi lunak,karena kapas yang keras akan merusak kulit telinga bayi. Dan lakukan pembersihan telinga pada bagian luarnya saja,jangan sampai dimasukan terlalu dalam.

7. Merawat Bibir Bayi


Bibir bayi yang halus dan lembut juga penting untuk dirawat perhatikan bibir pada bayi agar tidak mengering dan pecah-pecah. Untuk cara perawatannya seorang ibu bisa mengoleskan madu murni di area bibir bayi,ini berkhasiat supaya bibir bayi akan merah secara alami dan bibir akan terus lembab.

Perlu diperhatikan : Pastikan anda tetap bersama bayi saat madu di oleskan pada bibirnya,jangan mengoles madu pada saat anda ingin pergi atau ia sedang tertidur. Hal ini untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan misalnya semut yang suka manis seperti madu. Pastikan anda mengoles madu dan anda bersamanya. Lalu bersihkan kembali bibir bayi menggunakan handuk basah yang steril. Saat anda akan meninggalkannya sejenak,misalnya tidur pada malam hari.

8. Merawat Kuku Bayi


Seorang ibu  harus memerhatikan kuku si bayi,karena jika tidak diperhatikan ini akan menjadi hal yang berbahaya pada bayi. Karena bayi sering memegang atau menggosok matanya dan apabila kuku sampai terkena mata tentu saja akan sangat fatal. Kuku pada bayi tidak boleh dipotong secara asalan,seorang ibu yang baik pasti akan memerhatikan hal penting ini.

Perlu diperhatikan : Potonglah kuku bayi saat ia sedang tertidur untuk memudahkan memotong dengan aman. Jangan sampai memotong terlalu dalam karena bisa terkena daging jari pada bayi. Dan pastikan tangan bayi dicuci bersih menggunakan sabun setelah dipotong. Pastikan juga tangan bayi menggunakan sarung tangan untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.

9. Merawat Bokong Bayi


Bokong pada bayi sering sekali menyebabkan masalah penyakit terutama terjadinya iritasi kecil seperti merah,bintik,dan gatal-gatal. Ini disebabkan bokong yang sering kontak langsung dengan popok yang sering basah misalnya ia buang air kecil atau buang air besar. Untuk itu area bokong harus ekstra dirawat agar tetap bersih dan kering.

Perlu diperhatikan : Jangan menggunakan popok sepanjang hari,tidak ada salahnya untuk membiarkan bokong bayi terbuka begitu saja. Gunakan popok saat tidur malam dan saat berpergian saja. Hal ini berguna untuk mengurangi terjadinya iritasi pada bokong bayi.

Cara Efektif Merawat Bayi Baru Lahir Dengan BenarItulah 9 hal penting yang harus diperhatikan untuk merawat bayi yang baru lahir. Mudah-mudahan ini menjadi suatu motivasi dan berguna bagi seorang ibu yang belum berpengalaman. Terimakasig sudah berkunjung,, Semoga artikel kami dapat bermanfaat untuk pembaca semua ...


Cara Efektif Merawat Bayi Baru Lahir Dengan Benar

Artikel terkait :



About the Author

Eneng Laila

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Eneng Laila © 2015 - Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com